Tampilkan postingan dengan label Bestfriends. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bestfriends. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Oktober 2013

Hilang.

Teman yang pergi, teman yang menghilang, teman yang menjauh. Sesuatu yang dulu ada, sudah tidak ada lagi. Kenapa? Apakah memang seperti itu bumi berputar? Teman datang dan pergi.. ada pertemuan, ada perpisahan. Tidak adakah teman yang abadi?
Ada yang kosong, ada yang hilang. Walaupun hanya teman, bukan cinta atau suka. Tetap saja, sahabat itu berharga. Kenapa harus menghilang? Hanya menegaskan kenyataan bahwa kata 'teman' memang hanya sebuah ilusi--bukan kenyataan. Yang terbentuk hanya untuk sementara. Lalu hilang, habis, ketika salah satunya memutuskan untuk pergi menjauh. Ini menyedihkan.. atau hanya aku yang terlalu berlebihan?

Sabtu, 18 Agustus 2012

Mereka yang Berbeda, Mereka Ada

Ada, tipe orang yang berbeda. Tipe orang yang mungkin... sulit ditemukan. Mereka yang tidak sama. Mereka yang terkadang, membuat orang lain bingung. Membuat orang lain tidak mengerti, dan bertanya mengapa? Atau berucap, aneh. Atau membuat orang berdecak sambil berbisik, dia terlalu baik.

Itu mereka, orang-orang yang tidak pernah marah. Mereka yang merendahkan pijakan mereka sendiri, untuk mengangkat orang lain. Mereka yang diam saat dimarahi, atau merelakan saat dikhianati. Mereka yang tidak tahu cara membalas ejekan. Atau bahkan, sekedar candaan. Mereka yang merasa berdosa dan jahat, hanya ketika mereka mencoba untuk bercanda sambil 'menghina'. Mereka ada.

Mereka ada, dan kau tahu, mereka beruntung. Karena beberapa di antara mereka, dikelilingi oleh malaikat-malaikat paling baik di dunia. Malaikat-malaikat yang tahu, mereka harus menjaga hati yang lembut ini. Yang melindungi mereka, saat mereka tidak tahu bagaimana melindungi diri sendiri. Yang tidak segan-segan marah besar, saat tahu ada orang yang tega menyakiti mereka. Malaikat-malaikat itu simpel, mereka disebut 'sahabat'.

Aku tidak membicarakan diriku sendiri, karena aku tidak memiliki semua sifat itu. Mungkin ada beberapa di antaranya. Tapi aku akhirnya tahu satu dua orang yang seperti itu. Dan sadar, bahwa kami beruntung. Karena aku pun, punya malaikat-malaikat itu. :)

Senin, 13 Agustus 2012

Tuhan, Ini Untuk Sahabatku

Tuhan, terimakasih untuk sahabat-sahabatku. Mereka yang sudah ada sejak lama. Selalu berusaha untuk tetap jadi satu, walaupun terlalu banyak perbedaan di dalamnya. Mereka yang selalu berusaha untuk menjagaku tetap ada di dalam mereka, walau aku tidak memberikan banyak untuk mereka, pada awalnya. Mereka Borobudur. Bukan geng, kata mereka, walau kadang-kadang kami bersikap seperti geng-geng pada umumnya. Mereka sepuluh orang sahabat SMA yang berusaha tetap jadi sahabat, walaupun sudah terpisah oleh jarak dan teman-teman baru. Dan sampai sekarang, kami masih sahabat. Tuhan, panjangkanlah umur persahabatan kami. :]

Tuhan, aku juga punya teman-teman baru. Terimakasih. Mereka juga baik, senang rasanya. Engkau beri kami kekompakan dan persahabatan baru yang menyenangkan. Mereka baik, peduli padaku. Semoga saja sampai nanti sikap mereka juga masih tetap bersahabat.

Tuhan, terimakasih untuk sahabat-sahabatku. Mereka hadiah yang indah, yang kau berikan untuk membantuku menghadapi hidup. Membantuku saat aku menangis. Dan membantuku mempelajari hal-hal baru. Jaga mereka, ya Tuhan. Beri mereka tidur yang nyenyak malam ini.

Selamat Malam, sahabat. :]

Sabtu, 19 Mei 2012

Borobudur : Memories Captured

Ini waktu kelas satuuuu dan kami sekelompok pramuka. Jujur agak disindir sih waktu itu karena dalam satu kelompok isinya anak2 sekelas semua, tapi yah mau gimana lagi udah terlanjur. Nggak ada maksud apapun kok. (y) Nah baju ini sampai saat ini masih ada di rumahku dan masih jadi kaos favoritku... Dan kalau mau pakai harus hati-hati karena takut si Kesuma Wahni ternyata ikutan pakai juga. Agak gimana gitu loh.


Nah kalau foto yang ini, aku lagi nggak ada bareng mereka. Pada lagi kepingin sok sok preman gitu ya hahaha. Mungkin karena muka kita muka anak baik baik ya guys. FYI itu bukan rokok beneran ya... Kami beneran anak baik-baik kok. ;)




Kalau yang ini emang agak bandel ya teman teman. Well, aku nggak akan nulis di sini, cuma borob yang tau deh ya. :D

ini nada yang selalu tidur. wake up nad!


Nah jangan heran kalau di hp anda tiba-tiba ada foto mata seperti yang di atas ini. Itu pasti kerjaannya yuli. Karena nggak ada anggota borob lain yang punya hobi unik ini : foto mata. Nggak tahu kenapa dia suka banget foto foto matanya, tell us dong yul. Btw matanya cokelat, keren ya... Kata sepupuku sih kayak vampire... Tapi menurutku kayak bule. Ambil yang positif aja ya kan. :D



Ini... waktu kami lagi nongkrong di tempat rahasia kami. Ntah ini candid atau sok candid, yang penting seruu :D

Borobudur : Introducing!


Sooo here it is, Borobudur! What are we? Friends, family, anything.

Nah, what to write here? Saya nggak tau. Mungkin karena persahabatan sulit diungkapkan dengan kata-kata. ;) Kami bersahabat sudah lebih dari 3 tahun dan akan terus dong sampai nanti. Dimulai dari kelas 1 SMA, waktu kami mulai bertemu dalam 1 kelas : XA.

Blog lengkap tentang ini bisa dilihat di blog Ruth Yuliani, salah satu anggota kami... Ini linknya :
http://ruthyuliani.blogspot.com/2011/12/we-are-borobudur.html

Di situ udah lengkap dari nama anggotanya, gimana ketemunya, sifat-sifatnya, tinggal dibaca!
Jadi apa dong yang mesti kubuat di sini?
Kesan pesanku aja ya selama jadi ketua fans clubnya Borobudur ini.

Oke jadi gini. Borobudur itu eksklusif. Mereka band yang sebenernya nggak terkenal tapi menganggap diri mereka tenar. Nah 'band' ini ternyata punya fans club juga, dan kebetulan akulah yang jadi ketuanya. -__-
Aku juga nggak tau kerjaku apa, tapi yang pasti jabatanku sih itu.

Jadi kami ini selalu bareng. Apalagi waktu masih sekelas. Istirahat bareng, belajar bareng, jalan bareng. Sampai-sampai saking seringnya bareng kami jadi terkesan ngegank gitu, tapi kayaknya nggak deh. Borobudur kan nama band bukan nama geng :p

Waktu bareng pun selalu aja ada yang nempel. Misalnya Ary Dwijayatno (yang selalu salah dipanggil sebagai Ary Dwijayanto). Dia satu-satunya cowok yang ngefans sama kami. Ya, dia memang anggota fans club kok. Mungkin cowok lain banyak juga yang ngefans tapi nggak mau ngaku HAHAHA.

summary waktu suma ulang tahun

happy birthday suma!
Mungkin juga dia dekat2 borobudur cuma karena ada maunya, biar bisa sama si suma ceweknya yang tercinta.

Hahaha kidding, afterall si ary ini teman yang baik kok.

Lalu kami pisah kelas di kelas 11, yaah mau gimana lagi kami semua terpencar-pencar. Tapi kami tetap bersama dong. Waktu istirahat kadang kami ngumpul kalau ada yang mau cerita (biasanya sih Umi) atau ada yang mau dicurhatin. Lots of stories we had, dan kayaknya cerita itu nggak pernah habis. Namanya juga cewek.

Kesan pesanku selama jadi ketua fans club borob... Mereka nyenengin! Kadang nyebelin! Semuanya punya karakter yang beda-beda. Suma yang galak dan frontal, Umi yang suka cerita, Nada yang pendiam dan selalu tidur, Ulan yang lucu dan ketawanya khas, Ella yang passionnya musik banget, Tasha yang kecik dan ceria, Keti yang cool tapi berhati lembut, Reski yang keren juga. Oya ada aku yang... deskripsiin sendiri ya.

Jadi sekarang kami lagi terpisah pisah nih. Dua udah cao ke luar batam, sisanya masih di batam semua tapi jarang juga ketemu karena lagi pada sibuk belajar (kecuali yang satu les). Buat SNMPTN. Semoga kita sukses ya guys.